Latest Entries »

Diagram Garis

Diagram Batang

Diagram Lingkaran

Januari : 20 = 20/█(420@) x 3600= 17,1O
Februari : 40 = 40/420 x 3600= 34,2O
Maret : 60 = 60/420 x 3600= 51,4O
April : 120 =120/420 x 3600= 102,8O
Mei : 80 = 80/420 x 3600= 68,5O
Juni : 100 = 100/420 x 3600= 85,7O

devanegari

Other symbols

Consonants

Variant letters

Bhagawadgita (Sanskerta: भगवद् गीता; Bhagavad-gītā) adalah sebuah bagian dari Mahabharata yang termasyhur, dalam bentuk dialog yang dituangkan dalam bentuk syair. Dalam dialog ini, Kresna, kepribadian Tuhan Yang Maha Esa adalah pembicara utama yang menguraikan ajaran-ajaran filsafat vedanta, sedangkan Arjuna, murid langsung Sri Kresna yang menjadi pendengarnya. Secara harfiah, arti Bhagavad-gita adalah “Nyanyian Sri Bhagawan (Bhaga = kehebatan sempurna, van = memiliki, Bhagavan = Yang memiliki kehebatan sempurna; ketampanan sempurna, kekayaan yang tak terbatas, kemasyuran yang abadi,kekuatan yang tak terbatas, kecerdasan yang tak terbatas, dan ketidakterikatan yang sempurna, yang di miliki sekaligus secara bersamaan).

Syair ini merupakan interpolasi atau sisipan yang dimasukkan kepada “Bhismaparwa”. Adegan ini terjadi pada permulaan Baratayuda, atau perang di Kurukshetra. Saat itu Arjuna berdiri di tengah-tengah medan perang Kurukshetra di antara pasukan Korawa dan Pandawa. Arjuna bimbang dan ragu-ragu berperang karena yang akan dilawannya adalah sanak saudara, teman-teman dan guru-gurunya. Lalu Arjuna diberikan pengetahuan sejati mengenai rahasia kehidupan (spiritual) yaitu Bhagawadgita oleh Kresna yang berlaku sebagai sais Arjuna pada saat itu.Daftar isi
1 Penulis
2 Daftar isi
3 Bhagawadgita dalam budaya Jawa Kuna dan Bali
3.1 Bhismaparwa
3.2 Bharatayuddha
4 Lihat pula
5 Pranala luar
Penulis

Penulis Bhagawadgita adalah Sri Krishna Dvipayana Vyasa atau Resi Byasa. Bhagawadgita merupakan ajaran universal yang diperuntukkan untuk seluruh umat manusia, sepanjang masa. Untuk mengetahui rahasia kehidupan sejati di dunia ini sehingga dapat terbebaskan dari kesengsaraan dunia dan akhirat . Umat Hindu meyakini, Bhagawadgita merupakan ilmu pengetahuan abadi, yakni sudah ada sebelum umat manusia menuliskan sejarahnya dan ajarannya tidak akan dapat dimusnahkan.
Daftar isi

Kitab ini terdiri dari 18 bab, yaitu:
BAB 1 Arjuna Wisada Yoga (Meninjau tentara-tentara di medan perang Kurukshetra). Tentara-tentara kedua belah pihak siap siaga untuk bertempur. Arjuna, seorang ksatria yang perkasa, melihat sanak keluarga, guru-guru, dan kawan-kawannya dalam tentara-tentara kedua belah pihak siap untuk bertempur dan mengorbankan nyawanya. Arjuna tergugah kenestapaan dan rasa kasih sayang, sehingga kekuatannya menjadi lemah, pikirannya bingung, dan dia tidak dapat bertabah hati untuk bertempur.
BAB II Ringkasan isi Bhagavad-gita, menguraikan tentang Arjuna menyerahkan diri sebagai murid kepada Sri Kresna, kemudian Kresna memulai pelajaran-Nya kepada Arjuna dengan menjelaskan perbedaan pokok antara badan jasmani yanag bersifat sementara dan sang roh yang bersifat kekal. Kresna menjelaskan proses perpindahan sang roh, sifat pengabdian kepada Yang Mahakuasa tanpa mementingkan diri sendiri dan ciri-ciri orang yang sudah insaf akan dirinya.
BAB III Karma Yoga, menguraikan mengenai semua orang harus melakukan kegiatan di dunia ini. Tetapi perbuatan dapat mengikat diri seseorang pada dunia ini atau membebaskan dirinya dari dunia. Seseorang dapat dibebaskan dari hukum karma (perbuatan dan reaksi) dan mencapai pengetahuan sejati tentang sang diri dan Yang Mahakuasa dengan cara bertindak untuk memuaskan Tuhan, tanpa mementingkan diri sendiri.
BAB IV Jnana Yoga, menguraikan pencapaian yoga melalui pengetahuan rohani-pengetahuan rohani tentang sang roh, Tuhan Yang Maha Esa, dan hubungan antara sang roh dan Tuhan-menyucikan dan membebaskan diri manusia. Pengetahuan seperti itu adalah hasil perbuatan bhakti tanpa mementingkan diri disebut karma yoga. Krishna menjelaskan sejarah Bhagavad-gita sejak zaman purbakala, tujuan dan makna Beliau sewaktu-waktu menurun ke dunia ini, serta pentingnya mendekati seorang guru kerohanian yang sudah insaf akan dirinya.
BAB V Karma Yoga, Perbuatan dalam kesadaran Krishna, orang yang bijaksana yang sudah disucikan oelha api pengetahuan rohani, secara lahiriah melakukan segala kegiatan tetapi melapaskan ikatan terhadap hasil perbuatan dalam hatinya. Dengan cara demikian, orang bijaksana dapat mencapai kedamaian, ketidakterikatan, kesabaran, pengelihatan rohani dan kebahagiaan.
BAB VI Dhyana Yoga, menguraikan tentang astanga yoga, sejenis latian meditasi lahiriah, mengendalikan pikiran dan indria-indria dan memusatkan perhatian kepada Paramatma (Roh Yang Utama, bentuk Tuhan yang bersemayam di dalam hati). Puncak latihan ini adalah samadhi. samadhi artinya sadar sepenuhnya terhadap Yang Maha Kuasa.
BAB VII Pengetahuan tentang Yang Mutlak, Sri Krishna adalah Kebenaran Yang Paling Utama, Penyebab yang paling utama dan kekuatan yang memelihara segala sesuatu, baik yang material maupun rohani. Roh-roh yang sudah maju menyerahkan diri kepada Krishna dalam pengabdian suci bhakti, sedangkan roh yang tidak saleh mengalihkan obyek-obyek sembahyang kepada yang lain.
BAB VIII Cara Mencapai Kepada Yang Mahakuasa, Seseorang dapat mencapai tempat tinggal Krishna Yang Paling Utama, di luar dunia material, dengan cara ingat kepada Sri Krishna dalam bhakti semasa hidupnya, khususnya pada saat meninggal.
BAB IX Raja Widya Rajaguhya Yoga (Pengetahuan Yang Paling Rahasia), hakikat Ketuhanan sebagai raja dari segala ilmu pengetahuan (widya), Krishna adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tujuan tertinggi kegiatan sembahyang, sang roh mempunyai hubungan yang kekal dengan Krishna melalui pengabdian suci bhakti yang bersifat rohani. Dengan menghidupkan kembali bhakti yang murni, seseorang dapat kembali kepada Krishna di alam rohani.
BAB X Wibhuti Yoga, Kehebatan Tuhan Yang Mutlak, menguraikan mengenai sifat hakikat Tuhan yang absolut/mutlak. Segala fenomena ajaib yang memperlihatkan kekuatan, keindahan, sifat agung atau mulia, baik di dunia material maupun di dunia rohani, tidak lain daripada perwujudan sebagian tenaga-tenaga dan kehebatan rohani Krishna. Sebagai sebab utama segala sebab serta sandaran dan hakekat segala sesuatu. Krishna,Tuhan Yang Maha Esa adalah tujuan sembahyang tertinggi bagi para mahluk.
BAB XI Wiswarupa Darsana Yoga, Bentuk Semesta, menguraikan tentang Sri Krishna menganugrahkan pengelihatan rohani kepada Arjuna. Ia memperlihatkan bentuk-Nya yang tidak terhingga dan mengagumkan sebagian alam semesta. Dengan cara demikian, Krishna membuktikan secara meyakinkan identitas-Nya sebagai Yang Mahakuasa. Krishna menjelaskan bahwa bentuk-Nya Sendiri serba tampan dan dekat dengan bentuk manusia adalah bentuk asli Tuhan Yang Maha Esa. Seseorang dapat melihat bentuk ini hanya dengan bhakti yang murni
BAB XII Bhakti Yoga, Pengabdian Suci Bhakti, menguraikan tentang cara yoga dengan bhakti, bhakti-yoga, pengabdia suci yang murni kebada Sri Krishna, adalah cara tertinggi dan paling manjur untuk mencapai cinta bhakti yang murni kepada Krishna, tujuan tertinggi kehidupan rohani. Orang yang menempuh jalan tertinggi ini dapat mengembangkan sifat-sifat suci.
BAB XIII Ksetra Ksetradnya Yoga, Alam, Kepribadian Yang Menikmati dan Kesadaran, menguraikan hakikat Ketuhanan Yang Maha Esa dalam hubungan dengan purusa dan prakrti, ORang yang mengerti perbedaan antara badan, dengan sang roh dan Roh Yang Utama yang melampaui badan dan roh, akan mencapai pembebasan dari dunia material.
BAB XIV Guna Traya Wibhaga Yoga, Tiga Sifat Alam Material, membahas Triguna (tiga sifat alam material) – Sattvam, Rajas dan Tamas, semua roh terkurung dalam badan di bawah pengendalian tiga sifat alam material; kebaikan (sattvam), nafsu (rajas) dan kebodohan (tamas). Sri Krishna menjelaskan arit sifat-sifat tersebut dalam bab ini, bagaimana sifat-sifat tersebut memengaruhi diri kita, bagaimana cara melampaui sifat-sifat tersebut serta ciri-ciri orang yang sudah mencapai keadaan rohani (orang yang sudah lepas dari tiga sifat alam).
BAB XV Purusottama Yoga, menguraikan beryoga pada purusa yang Maha Tinggi, Hakikat Ketuhanan, Tujuan utama pengetahuan veda adalah melepaskan diri dari ikatan terhadap dunia material dan mengerti Krishna sebagai Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Orang yang mengerti identitas Krishna yang paling utama menyerahkan diri kepada Krishna dan menekuni pengbdian suci kepada Krishna.
BAB XVI Daiwasura Sampad Wibhaga Yoga, membahas mengenai hakikat tingkah-laku manusia, sifat rohani dan sifat jahat. Orang yang memiliki sifat-sifat jahat dan hidup sesuka hatinya, tanpa mengikuti aturan Kitab Suci, dilahirkan dalam keadaan yang lebih rendah dan diikat lebih lanjut secara material, tetapi orang yang memiliki sifat-sifat suci dan hidup secara teratur dengan mematuhi kekuasaan Kitab Suci, berangsur-angsur mencapai kesempurnaan rohani.
BAB XVII Sraddha Traya Wibhaga Yoga, menguraikan mengenai golongan-golongan keyakinan. Ada tiga jenis keyakinan, yang masing-masing berkembang dari salah satu di antara tiga sifat alam. Perbuatan yang dilakukan oleh orang yang keyakinannya bersifat nafsu dan kebodohan hanya membuahkan hasil material yang sifatnya sementara, sedangkan perbuatan yang dilakukan dalam sifat kebaikan, menurut Kitab Suci, menyucikan hati dan membawa seseorang sampai pada tingkat keyakinan murni terhadap Sri Krishna dan bhakti kepada Krishna.
BAB XVIII Moksa Samnyasa Yoga, Kesempurnaan pelepasan ikatan, merupakan kesimpulan dari semua ajaran yang menjadi inti tujuan agama yang tertinggi. Dalam bab ini Krishna menjelaskan arti dari pelepasan ikatan dan efek dari sifat-sifat alam terhadap kesadaran dan kegiatan manusia. Krishna menjelaskan keinsafan Brahman, kemuliaan Bhagawadgita, dan kesimpulan Bhagavad-gita; jalan kerohaniantertinggi berarti menyerahkan diri sepenuhnya tanpa syarat dalam cinta-bhakti kepada Sri Krishna. Jalan ini membebaskan seseorang dari segala dosa, membawa dirinya sampai pembebasan sepenuhnya dari kebodohan dan memungkinkan ia kembali ke tempat tinggal rohani Sri Krishna yang kekal.
Bhagawadgita dalam budaya Jawa Kuna dan Bali

Cuplikan adegan Arjuna yang menghadap Bhatara Wisnu dalam komik Mahabharata oleh R.A. Kosasih.

Orang Jawa Kuna dan Bali sudah mengenal Bhagavad-gita karena kontak dengan India dan pengaruh agama Hindu pada masa dahulu.
Bhismaparwa

Dalam buku keenam Mahabharata yaitu Bhismaparwa yang disalin ke dalam bahasa Jawa Kuna, sebuah ringkasan Bhagavad-gita ada pula. Tetapi menurut banyak pakar, penerjemah Jawa Kuna kurang paham akan bahasa Sanskerta, sehingga terjemahannya kurang sempurna. Bhagawadgita dalam Bhismaparwa ini terdiri dari sloka-sloka dalam bahasa Sanskerta yang diikuti dengan terjemahan dalam bahasa Jawa Kuna setelah setiap sloka.

Bharatayuddha

Dalam kakawin Bharatayuddha berbahasa Jawa Kuna, yang konon digubah dari aslinya dalam bentuk prosa, Bhagawadgita tidaklah didapati. Hanya dua bait saja ditulis untuk menguraikan wejangan-wejangan Kresna kepada Arjuna. Bait-bait ini berasal dari pupuh 10, bait 12 dan 13:

(12)
mulat mara sang Arjunâsemu kamânuṣan kasrepan
ri tingkah i musuhnira n paḍa kadang taya wwang waneh
hana wwang anaking yayah mwang ibu len uwânggeh paman
makâdi Krpa Salya Bhiṣma sira sang dwijânggeh guru

(13)
ya kâraṇaniran pasabda ri narârya Krṣṇâteher
aminta wurunga ng lagâpan awelas tumon Korawa
kuneng sira Janârdanâsekung akon sarṣâpranga
apan hila-hila ng kṣinatriya surud yan ing paprangan
Terjemahan

(12)
Maka melihat merekalah sang Arjuna dan iapun terliputi rasa kasihan
sebab musuh-musuhnya bukanlah orang asing
ada sanak saudara dari pihak ayah maupun ibu, dan juga paman-paman
seperti Krepa, Salya, Bisma dan gurunya (Bhagawan Drona).

(13)
Oleh sebab itu, ia lalu berbicara kepada prabu Kresna,
meminta supaya ia menghentikan peperangan, karena kasihan melihat para Korawa.
Akan tetapi sang Janardana (Kresna) menyuruhnya tetap berperang
sebab seseorang yang dianggap sebagai ksatria tidaklah diperbolehkan mengundurkan diri dari peperangan.

1. Pada Kubus PQRS.TUVW dengan panjang rusuk a satuan, terdapat 100 contoh soal matematikabola luar dinyatakan b1 dan bola dalam dalam dinyatakan b2. perbandingan volume bola b1 dan b2 adalah …
a. : 1
b. : 1
c. : 1
d. 3 : 1
e. 2 : 1
2. Dari kubus ABCD.EFGH diketahui :
(1) CE tegak lurus AH
(2) Bidang AFH tegak lurus bidang CFH
(3) FC dan BG bersilangan
(4) Bidang AFH dan EBG berpotongan
Pernyataan yang benar adalah …
a. I, II dan III
b. I, III dan IV
c. II dan III
d. II dan IV
e. I dan IV

3. Diketahui kubus ABCD.EFGH, titik P, Q, dan R masing – masing terletak pada pertengahan rusuk AB, BC, dan CG. Irisan bidang yang melalui P, Q, dan R dengan kubus berbentuk …
a. Persegi
b. Segitiga
c. Jajar Genjang
d. Segiempat sembarang
e. Persegi panjang

4. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk cm dan T pada AD dengan panjang AT = 1 cm. Jarak A pada BT adalah … cm.
a. ½
b. ⅓√3
c. ½√3
d. 1
e. ⅔√3

5. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 8 cm. M adalah titik tengah rusuk BC. Jarak titik M ke EG adalah … cm.
a. 6
b. 6√2
c. 6√3
d. 6√6
e. 12

6. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 6cm. Jarak titik B ke diagonal ruang adalah … cm.
a. 3√6
b. 2√6
c. 3√3
d. 2√3
e. √3

7. Panjang rusuk kubus ABCD.EFGH adalah 6 cm. Jika S adalah titik potong EG dan FH, maka jarak DH ke AS adalah … cm.
a. 2√3
b. 4
c. 3√2
d. 2√6
e. 6

8. Diketahui limas beraturan T.ABCD. Panjang rusuk alas 12 cm, dan panjang rusuk tegak 12 cm. Jarak A ke TC adalah … cm.
a. 6
b. 6√2
c. 6√6
d. 8
e. 8√6

9. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 6 cm. Jarak bidang ACH dan EGB adalah … cm.
a. 4√3
b. 2√3
c. 4
d. 6
e. 12

10. Diketahui kubus ABCD.EFGH. Besar sudut yang dibentuk oleh garis BG dengan bidang BDHF adalah ….
a. 90 0
b. 60 0
c. 45 0
d. 30 0
e. 150

11. Limas beraturan T.ABCD dengan tinggi cm dan AB = 6 cm. Besar TAD dan alas adalah ….
a. 300
b. 450
c. 600
d. 900
e. 1200

12. Pada kubus ABCD.EFGH, α adalah sudut antara bidang ADHE dan ACH. Nilai cos = ….
a. ½√3
b. ⅓√3
c. ⅙√3
d. ⅓√2
e. ⅙√2

13. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 6 cm, maka tangen sudut ( CG, AFH ) = ….
a. ½√6
b. ⅓√6
c. ½√3
d. ½√2
e. ½

14. Pada kubus ABCD.EFGH, jika sudut antara bidang ACF dan ACGE, maka nilai sin = ….
a. ½
b. ⅓√3
c. ½√2
d. ⅓√3
e. ½√6

15. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 4 cm, adalah BF dan BEG. Nilai sin = ….
a. ⅟4√2
b. ½√2
c. ⅓√3
d. ½√3
e. ½√6

16. Prisma segi – 4 beraturan ABCD.EFGH dengan rusuk 6 cm dan tinggi prisma 8 cm. Titik potong diagonal AC dan BD adalah T, jarak titik D ke TH = … cm.
a.
b.
c.
d.
e. 2

17. Diketahui Limas segi empat beraturan T.ABCD panjang rusuk tegak cm dan panjang rusuk alas 2 cm. Sudut antara bidang TAD dan bidang TBC adalah x, maka cos x = ….
a.
b.
c.
d.
e.

H G
I
E F

D
C

A B

18. Kubus ABCD.EFGH panjang rusuknya 4 cm. Titik P tengah-tengah EH. Tentukan jarak
titik P ke garis BG !
a. 4
b. 3
c. 2
d. 3
e. 4
19. Kubus ABCD.EFGH panjang rusuknya 4 cm. Titik P tengah-tengah EH. Tentukan jarak
titik P ke garis BG !
a. 5
b. 3
c. 5
d. 5
e. 5

20. Panjang setiap rusuk kubus ABCD.EFGH ialah 3 , sedangkan titik Q pada AD dan AQ
= 1. Tentukan jarak A ke bidang QBF !
a.
b.
c.
d.
e.

21. Pada kubus PQRS.TUVW dengan panjang rusuk a satuan, terdapat bola luar dinyatakan B1 dan bola dalam dalam dinyatakan B2. Perbandingan volume bola B1 dan B2 adalah ….
a. 3√3 : 1
b. 2√3 : 1
c. √3 : 1
d. 3 : 1
e. 2 : 1
Soal Ujian Nasional tahun 2005
Materi pokok : Kedudukan titik, garis, dan bidang dalam ruang
22. Dari kubus ABCD.EFGH diketahui :
I. CE tegak lurus AH
II. Bidang AFH tegak lurus bidang CFH
III. FC dan BG bersilangan
IV. Bidang AFH dan EBG berpotongan
Pernyataan yang benar adalah ….
a. I, II dan III
b. I, III dan IV
c. II dan III
d. II dan IV
e. I dan IV
Soal Ujian Nasional tahun 2006
Materi pokok : Irisan bangun ruang
23. Diketahui kubus ABCD.EFGH, titik P, Q, dan R masing – masing terletak pada pertengahan rusuk And BC, dan CG. Irisan bidang yang melalui P, Q, dan R dengan kubus berbentuk ….
a. Segi empat sembarang
b. Segitiga
c. Jajar genjang
d. Persegi
e. Persegi panjang
Soal Ujian Nasional tahun 2000
Materi pokok : Jarak pada bangun ruang ( Jarak titik ke garis, titik ke bidang, garis ke garis, bidang ke bidang )
24. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk √3 cm dan T pada AD dengan panjang AT = 1 cm. Jarak A pada BT adalah …cm.
a. ½
b. 1/3 √3
c. ½ √3
d. 1
e. 2/3 √3
Soal Ujian Nasional tahun 2005 kurikulum 2004
25. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 8 cm. M adalah titik tengah rusuk BC. Jarak titik M ke EG adalah … cm.
a. 6
b. 6√2
c. 6√3
d. 6√6
e. 12
Soal Ujian Nasional tahun 2005
26. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 6cm. Jarak titik B ke diagonal ruang AG adalah…cm.
a. 3√6
b. 2√6
c. 3√3
d. 2√3
e. √3
Soal Ujian Nasional tahun 2003
27. Prisma segi – 4 beraturan ABCD.EFGH dengan rusuk 6 cm dan tinggi prisma 8 cm. Titik potong diagonal AC dan BD adalah T, jarak titik D ke TH = … cm.
a. 12/41 √41
b. 24/41 √41
c. 30/41 √41
d. 36/41 √41
e. 2√41
Soal Ujian Nasional tahun 2001
28. Diketahui limas beraturan T.ABCD. Panjang rusuk alas 12 cm, dan panjang rusuk tegak 12√2 cm. Jarak A ke TC adalah … cm.
a. 6
b. 6√2
c. 6√6
d. 8
e. 8√6
Soal Ujian Nasional tahun 2000
29. Diketahui Bidang empat T.ABC dengan AT, AB dan AC saling tegak lurus di A. Jika panjang AB=AC=AT= 5 cm, maka jarak titik A kebidang TBC adalah … cm
a. 5/4 √6
b. 5/3 √3
c. 5/2 √2
d. 5/3 √6
e. 5√2
Soal Ujian Nasional tahun 2004
30. Panjang rusuk kubus ABCD.EFGH adalah 6 cm. Jika S adalah titik potong EG dan FH, maka jarak DH ke AS adalah … cm.
a. 2√3
b. 4
c. 3√2
d. 2√6
e. 6
Soal Ujian Nasional tahun 2002
31. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 6√3 cm. Jarak bidang ACH dan EGB adalah … cm.
a. 4√3
b. 2√3
c. 4
d. 6
e. 12
Soal Ujian Nasional tahun 2007
Materi pokok : Sudut pada bangun ruang
32. Diketahui kubus ABCD.EFGH. Besar sudut yang dibentuk oleh garis BG dengan bidang BDHF adalah ….
a. 90 0
b. 60 0
c. 45 0
d. 30 0
e. 15 0
Soal Ujian Nasional tahun 2007
33. Diketahui bidang empat beraturan ABCD dengan panjang rusuk 8 cm. Kosinus sudut antara bidang ABC dan bidang ABD adalah ….
a. 1/3
b. 1/2
c. 1/3 √3
d. 2/3
e. 1/2 √3
Soal Ujian Nasional tahun 2006
34. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 4 cm. Titik P dan Q masing – masing terletak pada pertengahan CG dan HG. Sudut antara BD dan bidang BPQE adalah α, nilai tan α = ….
a. 3/8 √2
b. 3/4 √2
c. √2
d. 3/2 √2
e. 2√2
Soal Ujian Nasional tahun 2005 kurikulum 2004
35. Diketahui limas beraturan T.ABCD dengan tinggi √3 cm dan panjang AB = 6 cm. Besar sudut antara TAD dan alas adalah ….
a. 30 0
b. 45 0
c. 60 0
d. 90 0
e. 120 0
Soal Ujian Nasional tahun 2005
36. Pada kubus ABCD.EFGH, α adalah sudut antara bidang ADHE dan ACH. Nilai cos α = ….
a. ½ √3
b. 1/3 √3
c. 1/6 √3
d. 1/3 √2
e. 1/6 √2
Soal Ujian Nasional tahun 2004
37. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 6 cm, maka tangen sudut ( CG,AFH ) = ….
a. ½ √6
b. 1/3 √6
c. 1/2 √3
d. 1/2 √2
e. 1/2
Soal Ujian Nasional tahun 2003
38. Pada kubus ABCD.EFGH, Jika α adalah sudut antara bidang ACF dan ACGE, maka nilai sin α = ….
a. ½
b. 1/3 √3
c. 1/2 √2
d. 1/2 √3
e. 1/3 √6
Soal Ujian Nasional tahun 2002
39. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 4 cm, Jika α adalah sudut antara BF dan bidang BEG, maka nilai sin α = ….
a. 1/4 √2
b. 1/2 √2
c. 1/3 √3
d. 1/2 √3
e. 1/2 √6
Soal Ujian Nasional tahun 2001
40. Limas beraturan T.ABC dengan panjang rusuk alas 6 cm dan panjang rusuk tegak 9 cm. Nilai sinus sudut antara bidang TAB dan bidang ABC adalah ….
a. 1/2 √69
b. 1/6 √69
c. 1/24 √138
d. 1/12 √138
e. 1/6 √138
Soal Ujian Nasional tahun 2001
41. Diketahui Limas segi empat beraturan T.ABCD panjang rusuk tegak √11 cm dan panjang rusuk alas 2√2 cm. Sudut antara bidang TAD dan bidang TBC adalah x, maka cos x = ….
a. 1/4 √11
b. 5/9
c. 2/9 √14
d. 1/2 √3
e. 8/9
42.tentukan volume kubus jika luas alasnya 36 cm2 adalah………cm3
a.216
b.316
c.116
d.226
e.semua salah
43. tentukan panjang als dari prisma segi empat jika luas alasnya 25 cm2 adalah……..cm
a. 3
b. 2
c. 8
d. 9
e. 5
44.ani membeli kawat sepanjang 1,2 m. jika ia ingin membuat kerangka kubus dengan luas alasnya 25 cm, berapakah ani dapat membuat kerangka kubus dengan kawat yang ia miliki…..buah
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

45.seoarang petani mempunyai kebun seluas 300m2 yang berbentuk persegi panjang dengan masing masing panjangnya 30 dan 10 m. didalam kebun itu akan dibangun taman yang berbentuk persegi empat dengn pnjang sisinya 1000 cm, tentukan berapakah tanah yang tiding di pakai taman…………m2

a. 100
b. 150
c. 200
d. 250
e. 300

46. Tentukan luas sisi kubus yang panjang rusuknya 6 cm ?
A. 200 cm 2 C. 216 cm2
B. 36 cm2 D. 300 cm2
47. Tentukan luas sisi kubus jika luas kubus 225 cm2 ?
A. 1.530 cm2 C. 303750 cm2
B. 1.350 cm2 D. 1.400 cm2
48. Tentukan volume kubus yang panjang rusuknya 9 cm3 ?
A. 792 cm 3 C. 792 cm3
B. 790 cm 3 D. 720 cm3
49. volume kubus adalah 625 cm3 berapa panjang rusuk kubus tersebut?
A. √625 cm C. 3√625 cm
B. 625 cm D. 180 cm2
50. Tentukan luas sisi balok yang panjang = 15 cm, Lebar = 12 cm dan tingginya 8 cm :
A. 792 cm2 C. 292 cm2
B. 729 cm2 D. 180 cm2
51. Tentukan volume balok jika p =15 cm, L = 12 CM, dan t = 8 cm !
A. 1.800 cm3 C. 1450 cm3
B. 180 cm3 D. 1440 cm3
52. Tentukan volume balok yang luasnya 125 cm2 dan tingginya 14 cm!
A. 1750 cm3 C. 1.570 cm3
B. 1390 cm3 D. 1.200 cm3
53. Tentukan luas sisi balok jika alas= 125 cm2, tinggi 14 cm dan ukuran panjang baloktersebut 25 cm !
A. 55 cm C. 5 cm
B. 60 cm D. 10 cm
54. Tentukan luas sisi tabung yang tingginya 35 cm dengan jari-jari alas 7 cm dan r= 22/7
A. 1.850 cm2 C. 1.488 cm2
B. 1.900 cm2 D. 1.848 cm2
55. Sebuah tabung di ketahui panjang diameternya 20 cm dan tingginya 50 cm. jika π = 3,14 hitunglah volume tabung tersebut?
A. 1.700 cm3 C. 570 cm3
B. 15.700 cm3 D. 1500 cm3
56. Tentukan luas sisi/ kulit bola yang panjang jari-jarinya 10 cm dengan π = 3,14
A. 1.526 cm2 C. 1.256 cm2
B. 2.256 cm2 D. 1.323 cm2
57. Tentukan olume bola dengan π = 3,14 dan r = 10 cm !
A. 416,67 cm2 D. 486,67 cm2
B. 4186,67 cm2 E. 2861,67 cm2
58. Dari gambar no. 13 diketahui kubus ABCDEFGH tentukan persilangan dengan EG.
A. AE, AB, DB, dan DC C. GF, GF, FH, AE, dan DC
B. DH, BF, AD, BC, AB, dan DC D. BF, CG, AE, DH, EF, dan BC
59. Alas sebuah prisma berbentuk belah ketupat dengan panjang diagonal 18 cm dan 24 24 cm. Bila tinggi prisma 20 cm. Berapakah luas seluruh sisi prima tersebut?
A. 1632 cm2 C. 1635 cm2
B. 1630 cm2 D. 1640 cm2
60. Dari sebuah kubus ABCD.EFGH disebut limas G. ABCD. Jika panjang rusuk kubus itu 15 cm. Hitunglah volume bagian kubus di luar limas G.ABCD!
A. 2.250 cm2 C. 2.550 cm3
B. 2.150 cm2 D. 2.250 cm3
61. Hitunglah volume prisma segilima jika luas alasnya 50 cm2 dan tinggi 15 cm.
A. 650 cm3 C. 850 cm3
B. 750 cm3 D. 760 cm3

62. Hitunglah volume limas yang mempunyai tinggi 24 cm dan luas alas 50 cm2!
A. 180 cm2 C. 200 cm2
B. 400 cm2 D. 300 cm2

63. Hitunglah tinggi balok jika diketahui volume balok 240 cm, panjang 6 cm, dan lebar 5 cm!
A. 5 cm C. 7 cm
B. 10 cm D. 8 cm
64. Hitunglah luas permukaan balok dengan ukuran 3 cm x 4 cm x 5 cm!
A. 94 cm2 C. 36 cm2
B. 47 cm2 D. 90 cm2
65. Sebuah kotak berbentuk kubus mempunyai volume 3375 cm3, maka luas kotak tersebut adalah…..
A. 600 cm2 C. 1.350 cm2
B. 864 cm2 D. 1.734 cm2

66. Perhatikan gambar kubus ABCD EFGH, jarak titik H ke DF adalah ?
a. c. e.

b. 2 d. 2

67. W V
T U

R
P Q
diketahui kubus PGRS TUVW dengan panjang rusuk 4 cm, tentukan luas permukaan kubus tersebut!
a. 100 cm3
b. 90 cm3
c. 55 cm3
d. 66 cm3
e. 96 cm3

T
68. 5cm

D C
6cm
A B

Perhatikan gambar di atas ! gambar di atas merupakan limas segi empat beraturan T. ABCD. Tentukan luas alas limas tersebut !
a. 12 c. 26 e. 46
b. 22 d. 36

Soal untuk no 4-9
69. Tentukan rusuk-rusuk yang berpotongan dengan BD !
a. AC, BC, AB, AD, BF, dan DH
b. AC, BC, FG
c. BF, DH, FG
d. DH, BF AD, BC, FG
e. EG, CG, EF

70. Tentukan rusuk yang sejajar dengan BC !
a. AD, EH, FG
b. BF, FG, DH
c. EH, CG, BC
d. DH, AC, AB
e. EG, CG, EF

71. Tentukan rusuk yang bersilangan dengan EG !
a. DH, BF, AD, BC, AB, DC
b. AB, AD, BC, CD
c. AB, EF, AD, EH
d. EH, BC, AB
e. AE, BF, FG

72. Tentukan rusuk yang terletak pada bidang ABCD !
a. AB, AD, BC, CD
b. DH, BF, AD, BC
c. AB, EF, AD, EH
d. AE, BF, FG
e. AE, EH, BC

73. Tentukan rusuk yang sejajar dengan bidang ABCD !
a. EH, EF, FG, GH
b. HG, DH, AB
c. AE, BF, AB
d. CG, EH, DH
e. AE, BF, EF

74. Tentukan rusuk yang menembus bidang ABCD !
a. AE, BF, CG, DH
b. CG, EH, DH
c. BF, AB, HG
d. HG, DH, AB
e. AE, BF, AB

75.
Gambar di samping adalah kubus ABCD EFG dengan panjang rusuk 10cm . hitunglah volume balok tersebut!
a. 36
b. 200
c. 2000
d. 1000
e. 3555

Jika panjang rusuknya 8cm titik P,Q,R berturut-turut terletak pada garis AB,BC dan bidang ADHE.
Untuk soal no 11-12

76. Hitunglah jarak antara titik P ke titik R!
a. 4
b. 4
c. 5
d. 6
e. 4

77. Hitunglah jarak antara titik Q ke R !
a. 4
b. 4
c. 4
d. 4
e. 6

Soal no 13- 15
78. Tentukan titik-titik sudut kubus yang terletak pada garis EG !
a. E dan C
b. A dan B
c. A dan E
d. E dan G
e. C dan G

79. Tentukan titik-titik sudut kubus yang terletak diluar garis EG !
a. A, B, C, D, E, F
b. A, C, D, E, F, G
c. A, D, E, F, H
d. A, B, C, D, E, F, G
e. A, B, C, D, F, H

80. Tentukan titik-titik kubus yang berada pada bidang ABCD !
a. A, B, C, H
b. A, B, C, D
c. E, F, G, H
d. C, D, E, F
e. D, E, F, G

TATIK LESTARI

81. Diketahui Limas T.ABCD dengan panjang AB = BC = CD = AD = 30 cm. Bila volume limas 6.000 cm2, maka panjang garis TE adalah
a. 20 cm
b. 25 cm
c. 35 cm
d. 40 cm
e. 30 cm
82. Suatu limas alasnya berbentuk persegi panjang sisi 18 cm. sisi tegak limas tersebut mempunyai tinggi 15 cm. volume limas adalah
a. 1.296 cm3
b. 1.620 cm3
c. 3.888 cm3
d. 4.860 cm3
e. 3.226 cm3
83. Sebuah limas segi empat beraturan, rusuk–rusuk alasnya 25 cm dan jarak dari puncak ke rusuk alas 20 cm. luas sisi limas tersebut adalah
a. 2.750 cm2
b. 2.500 cm2
c. 2.650 cm2
d. 2.400 cm2
e. 3.620 cm2
84. Sebuah limas segitiga sama kaki T.ABC. TB tegak lurus AB dan TB tegak lurus BC, jika AB = BC = 10 cm, AC = 12 cm dan TA = TC = 15 cm. volume limas T.ABC adalah
a. 80 cm3
b. 80 cm3
c. 60 cm3
d. 70 cm3
e. 70 cm3
85. Sebuah limas mempunyai tinggi 24 cm dan luas alasnya adalah 50 cm2. Volume limas tersebut adalah
a. 450 cm3
b. 300 cm3
c. 400 cm3
d. 500 cm3
e. 600 cm3
86. Volume kerucut dengan ukuran yang panjang jari-jarinya 21 cm dan tinggi 10 cm adalah
a. 4.460 cm3
b. 4.240 cm3
c. 3.240 cm3
d. 4.620 cm3
e. 4.400 cm3
87. Jari-jari alas sebuah kerucut panjangnya 9 cm dan panjang garis pelukis 15 cm. tinggi kerucut tersebut adalah
a. 12 cm
b. 6 cm
c. 9 cm
d. 10 cm
e. 7 cm
88. Volume sudut kerucut adalah 770 cm3. Tinggi kerucut adalah 15 cm dan berapa panjang jari-jari kerucut adalah
a. 7 cm
b. 6 cm
c. 5 cm
d. 4 cm
e. 8 cm
89. Sebuah kerucut mempunyai jari-jari alas 7 cm dan panjang garis pelukisnya 25 cm. luas permukaan kerucut adalah
a. 700 cm2
b. 670 cm2
c. 682 cm2
d. 640 cm2
e. 740 cm2
90. Jari-jari alas sebuah kerucu 5 cm, tinggi 12 cm dan π = 3,14. Luas selimut kerucut adalah
a. 62,8 cm2
b. 68 cm2
c. 188,4 cm2
d. 204,1 cm2
e. 198 cm2
91. Volume sebuah kerucut 72 π cm2 dan tinggi 6 cm. Jari-jari alas kerucut tersebut adalah
a. 5 cm
b. 6 cm
c. 7 cm
d. 4 cm
e. 8 cm
92. Sebuah kerucut tegak dan terbalik, tingginya 100 cm dan berdiameter 60 cm, kerucut diisi air setinggi 10 cm. volume air di dalam kerucut adalah
a. 105,5 cm3
b. 92,5 cm3
c. 102,2 cm3
d. 95,5 cm3
e. 94,2 cm3
93. Luas permukaan bola 1.386 cm3. Berapakah jari-jari bola jika adalah
a. 9,5 cm
b. 10,5 cm
c. 8 cm
d. 11 cm
e. 8,5 cm
94. Sebuah bola tepat berada di dalam tabung sehingga bola menyinggung setiap sisi tabung. Jika volume tabung 369 cm3. Berapakah volume bola tersebut
a. 246 cm3
b. 226 cm3
c. 240 cm3
d. 304 cm3
e. 220 cm3
95. Diketahui diameter bola adalah 4,2 cm dengan π =3,14. Berapakah luas permukaan bola tersebut
a. 26,2234 cm2
b. 45,222 cm2
c. 54,248 cm2
d. 56,2446 cm2
e. 55,389 cm2
96. Luas sisi bola 616 cm2. Jika jari-jari sebuah bola tersebut adalah
a. 7 cm
b. 8 cm
c. 4 cm
d. 5 cm
e. 7,5 cm
97. Diameter sebuah bola panjangnya 28 cm. luas sisi bola tersebut adalah
a. 2442 cm2
b. 2052 cm2
c. 2464 cm2
d. 2444 cm2
e. 3064 cm2
98. Luas sisi sebuah bola berturut-turut L1, L2 dan L3 jika panjang jari-jari bola masing-masing 2 cm, 4 cm dan 6 cm, nilai L1 : L2 adalah
a. 1 : 6
b. 2 : 1
c. 1 : 4
d. 1 : 8
e. 1 : 2
99. Sebuah balon udara berbentuk bola diameternya 30 cm. Volume bola tersebut adalah
a. 14.130 m3
b. 15.120 m3
c. 15.230 m3
d. 14.430 m3
e. 16.500 m3
100. Sebuah bola berbentuk belahan bola padat dengan jari-jari 14 cm. volume
benda tersebut adalah
a. cm3
b. cm3
c. cm3
d. cm3
e. cm3

Kunci jawaban

1. a
2. d
3. b
4. c
5. b
6. b
7. c
8. c
9. d
10. c
11. a
12. b
13. d
14. b
15. c
16. b
17. c
18. b
19. b
20. b
21. a
22. e
23. e
24. c
25. b
26. b
27. b
28. c
29. b
30. c
31. d
32. d
33. a
34. b
35. a
36. b
37. d
38. b
39. c
40. d
41. b
42. a
43. e
44. b
45. c
46. c
47. c
48. c
49. c
50. a
51. d
52. a
53. c
54. d
55. b
56. c
57. b
58. a
59. b
60. a
61. c
62. b
63. b
64. d
65. a
66. b
67. e
68. d
69. a
70. a
71. a
72. a
73. a
74. a
75. d
76. b
77. e
78. d
79. e
80. B
81. a
82. b
83. a
84. a
85. c
86. d
87. a
88. a
89. c
90. d
91. b
92. c
93. b
94. a
95. e
96. a
97. c
98. c
99. a
100. c

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.